Senin, 14 Mei 2012

KEGIATAN PJTD Ke-1 Persma STAIDA


UKPM STAIDA blokagung banyuwangi menyelenggarakan kegiatan PJTD yang dilaksanakan pada tanggal 12-15 mei 2012. Bertempat diruang F-5 lantai II  Gedung Pendidikan STAIDA. Adapun pelatihan ini dimaksudkan guna memahami konsep kerja jurnalistik di sebuah management redaksi. Para peserta yang bukan hanya dari kalangan STAIDA itupun ikut andil dalam pelantikan tersebut dan lebih menariknya lagi wartawan dari trans7 dan jurnalis dari Koran tempo juga akan menjadi pemateri dalam pelantihan tersebut.
            Kehadiran seorang pemateri yang handal dan yang sudah berpengalaman membuat para peserta bersemangat mengikuti proses pelatihan sampai selesai. PJTD ini tidak hanya sekedar pemateri saja, tapi juga akan ada praktek dilapangan.
            Menurut anggota panitia PJTD, Feri (kpi/2010) mengatakan bahwa awal mula berdirinya lembaga pers dikampus berkat ide cemerlang dari mas azam (kpi/2009). Pers mahasiswa lahir di





penghujung tahun 2009 yang didirikan oleh beberapa mahasiswa STAIDA yang berawal dari obrolan di warung kopi, waktu itu mengingat akan pentingnya informasi dikampus dan butuhnya sebuah wadah yang menampung kreativitas mahasiswa dalam tulis-menulis kemudian ditunjuklah lelaki berambut ikal yang waktu itu masih tercatat sebagai pengurus BEM Pusat, untuk menjadi pimpinan umum di Persma STAIDA yang anggotanya diambil dari berbagai jurusan dan kebanyakan mereka sudah semester 8 saat ini. Sedangkan media yang dipakai adalah Koran Mahasiswa (sebatas ditempel dimading saja).  Seiring roda waktu berputar persma STAIDA mengalami kevakuman ditengah jalan akibat beberapa hal dan kendala. Lalu setelah bergabung dengan kawan-kawan Persma se-Indonesia yang terhimpun dalam PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia), Persma STAIDA banyak mendapatkan pengalaman dan support.
            Dan bukan sampai disini saja ternyata kegiatan ini diselenggarakan, kawan-kawan UKPM juga akan merekrut anggota baru (open recruitment) untuk meneruskan perjuangan kawan-kawan UKPM STAIDA terdahulu. Dan mengaktifkan kembali lembaga PERS di STAIDA ini dengan harapan agar mahasiswa-mahasiswi di kampus kita ini mempunyai pemikiran kritis dan peka terhadap perkembangan zaman yang semakin hari semakin membobrokkan civitas akademika dikampus kita ini.
            Dengan adanya persma yang sebagai penyambung lidah mahasiswa yaitu menampung ide-ide brilian mahasiswa baik berupa kritik, argumentasi, maupun solusi terhadap persoalan internal maupun eksternal kampus mulai dari perso’alan agama, politik ekonomi, hukum hingga pendidikan dan sebagainya . Presma mampu menjadi alat yang ampuh untuk memperkua teksistensi mahasiswa . Presma menjadi asset terbesar dalam kampus dalam mengembangkan warna – warna kritis mahasiswa .
Menurut informasi yang telah kami dapat dari Feri (KPI/2010) selaku panitia PJT , hal yang melatarbelakangi terselenggaranya PJTD yaitu banyaknya mahasiswa yang bisa menulis tapi tidak bisa tata cara menulis dengan benar,  minat para mahasiswa yang rendah, kurangnya apresiasi dari kampus dan mahasiswa sendiri terhadap budaya tulis menulis.
Adapun beberapa maksud dan tujuan yang melatarbelakangi terlaksananya acara PJTD ini yaitu agar para mahasiswa tidak terlalu fanatic terhadap seorang wartawan, mengetahui informasi-informasi luar daerah, menambah wawasan ilmu, mampu bersosialisasi pada masyarakat pada umumnya, mampu menuangkan kreasi mahasiswa dalam bidang tulis menulis
Dengan adanya Pers STAIDA ini mempunyai harapan yang sangatbesar diantaranya, agar mahasiswa semangat dengan karya – karya tulisnya ( tidak minder apabila di baca oleh umum), mampu bekerja dan menuai pengalaman – perngalaman di luar


3 komentar:

Diaz Allan mengatakan...

salam hangat mbak.. dari blogger blitar....

TambelanBlog mengatakan...

Kunjungan dan Salam dari TambelanBlog

Kepedulian dan Harapan TKI mengatakan...

nice post ditunggu updatenya , blognya makin kren saja Gan, thanks

Poskan Komentar