Selasa, 01 Maret 2011

Tanya Jawab Seputar Bisnis Warnet-2

saya mempunyai sebuah usaha w-net (warung internet) yang lokasinya ada di sebuah mall. Tapi selama ini, usaha saya hanya begitu saja, padahal pengennya sih saya usaha itu dapat meningkatkan kegiatan dan juga penghasilan. Kalau kegiatan yang berhubungan dengan komputer memang sudah terlaksana sih, tapi itu juga jarang karena personilnya masih terbatas.

Bagaimana, ya? Apa yang harus saya lakukan untuk mengembangkan usaha w-net ini?


Jawaban:

Untuk mengembangkan usaha warnet di mall memang membutuhkan strategi pemasaran jitu. Promosi adalah suatu bagian dari pemasaran, namun jika tujuan Anda adalah mengembangkan usaha warnet, maka promosi saja tidak cukup. Suatu strategi pemasaran harus lengkap, meliputi perbaikan mutu kualitas - produk dalam hal ini produk jasa internet & computer services; perbaikan penetapan harga pelayanan jasa; identifikasi pangsa pasar yang dituju; kemudian melakukan promosi yang pro-aktif.

Berdasarkan ke-4 faktor pendukung tersebut, marilah kita menjabarkannya dalam bentuk strategi pemasaran:

1. Menambah variasi layanan jasa dan produk. Dalam usaha warnet, produk utama yang ditawarkan adalah jasa pemakaian internet dan game station. Jasa internet yang dilengkapi dengan fasilitas voice chat & webcam, tentunya lebih menarik, Begitu juga dengan game station. Ada banyak game on-line saat ini yang tengah digemari dan jika warnet Anda tidak mau ketinggalan dan ingin menarik lebih banyak pelanggan, pastikan telah menyediakannya. Selain itu juga bisa ditawarkan jasa-jasa yang berhubungan dengan computer services, misalnya rental komputer, printing black & white, colour printing, scanning, perbaikan komputer yang rusak, jual beli komputer baru/ second. Anda bisa menambah variasi jasa layanan, misalnya pengetikan dan terjemahan, atau mencoba untuk menjual produk lain yang berhubungan dengan komputer, misalnya menjual disket, CD, headset, tinta printer compatibel, dan lain-lain.

Intinya, semakin banyak varisasi jasa yang ditawarkan, tentunya akan semakin menarik orang untuk datang. Tidak hanya pengunjung mall yang kebetulan lewat, tapi juga orang lain yang membutuhkan jasa internet dan layanan komputer. Namun lakukanlah penambahan variasi jasa secara bertahap mengikuti permintaan konsumen

2. Perbaikan penetapan harga. Harga jasa layanan internet sangat sensitif. Sedikit saja dianggap lebih mahal, pelanggan bisa pindah ke warnet lain yang lebih murah. Karena itu, perhatikan para pesaing Anda, baik di dalam mal sendiri maupun di luar mal, terutama lingkungan sekitar. Anda bisa berpatokan pada harga yang berlaku di pasaran, namun jika Anda ingin menetapkan harga yang lebih tingggi, mungkin Anda bermaksud membidik target market yang berbeda. Yang penting harus diperhatikan bahwa harga yang dibayar oleh customer sesuai dengan service yang mereka dapatkan. Jika service warnet Anda jauh lebih bagus dari pesaing Anda, maka Anda bisa menetapkan harga lebih tinggi.

3. Identifikasi pasar yang dituju. Karena warnet Anda terletak di mal, otomatis customer utama Anda adalah oarng yang datang ke mal. Motivasi orang datang ke mal berbeda-beda - umumnya mereka datang untuk berbelanja, window shopping, makan-makan, atau sekedar ngopi-ngopi. Jarang sekali orang datang ke mal khusus untuk ke internet sebab selain waktunya terbatas, mengikuti jam buka tutup mall juga orang berpakaian baik atau berdandan untuk ke mal, tempatnya juga lebih bising. Karena itu jika harus ke warnet orang mungkin lebh memilih warnet yang suasananya tenang di luar mal di pinggir jalan yang lebih santai dan waktunya fleksibel.

Karena itu pengunjung warnet Anda mungkin punya beberapa motivasi, misalnya seorang suami ber-internet ria sambil menunggu istrinya belanja, anak sekolah atau mahasiswa habis ber-internet kemudian belanja, dan lain-lain. Sehingga pengunjung warnet Anda tidak lama, sehingga mungkin Anda bisa menetapkan tarif pemakaian internet per-15 menit atau per-30 menit, atau ada tarif pemakaian minimal.

Kelebihannya, jika pengunjung di warnet yang berdiri sendiri biasanya terbatas, warnet yang berlokasi di dalam mal mempunyai potensi pengunjung jauh lebih banyak. Saran saya, identifikasi dulu mengenai karakter dari mal itu sendiri: apakah terletak di perumahan, di daerah pinggiran, di tengah kota, mal kelas menengah ke bawah atau kelas menengah ke atas, mal keluarga atau mal anak muda. Masing-masing mempunyai karakter pengunjung sendiri. Mengenali karakter pengunjung akan memudahkan Anda menawarkan jasa internet yang sesuai kebutuhan mereka. Bahkan bagaimana membuat interior warnet yang nyaman dan pelayanan yang disukai pengunjung menjadi sangat penting. Namun hal ini hanya bisa diketahui jika Anda berusaha mengetahui karakter pengunjung mall terlebih dahulu.

4. Promosi. Anda bisa menawarkan paket diskon untuk pemakaian internet sejumlah tertentu selama bulan tertentu, membuat kartu anggota dengan pelayanan khusus untuk anggota, atau bekerjasama dengan pihak pengelola mal untuk mengadakan acara di warnet Anda, dengan tujuan menarik pengunjung. Intinya adalah sikap pro-aktif dalam berpromosi, agar warnet Anda bisa lebih banyak dikenal orang.

Semoga bermanfaat,

Salam,

0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:
Free Blog Templates