Selasa, 01 Maret 2011

Tips : Cara Aman Ber Internet


Siapa yang gak tahu warnet? Siapa bilang ber-internet sulit? Siapa bilang biaya akses dari warnet mahal? Mudah, murah dan cepat menjadi daya tarik pengguna untuk lebih sering mengakses internet via warnet. Namun bukan tanpa resiko. Beberapa tip dibawah ini dapat membantu untuk lebih aman dalam ber-internet ria.
Hapus Browsing History
Jangan lupa untuk menghapus cookies, form data, history, dan temporary Internet files. Jika anda menggunakan Internet Explorer 7, dapat dilakukan dengan Tools | Delete Browsing History. Untuk versi yang lebih lama , setiap item harus dihapus secara terpisah melalui Tools | Internet Options.
Pada Mozilla Firefox, Gunakan Tools | Options, klik Privacy tab, pilih Always Clear My Private Data When I Close Firefox. Secara default, ini akan menghapus browsing history, download history, form information, cache, dan authenticated sessions. Klik Settings dan pilih ‘options to erase your cookies and saved passwords’.
Jangan dimpan file pada lokal komputer
Jika anda menggunakan komputer yang bukan milik anda, usahakan untuk tidak menyimpan file anda pada lokal disk, hal ini untuk menghindari komputer berisi/penuh file milik anda yang mungkin saja anda lupa menghapusnya, lebih aman untuk menggunakan flash drive milik anda sendiri.
Jangan simpan password
Ini sangat berbahaya. Untuk memastikan password tidak tersimpan, pada Internet Explorer 7, gunakan Tools | Internet Options | Content. Pada AutoComplete panel, klik Settings button dan pastikan bahwa Prompt Me To Save Passwords check box tidak dipilih. Matikan juga fitur AutoComplete. Pada Firefox, gunakan Tools | Options | Security dan pastikan bahwa Remember Passwords For Sites tidak dipih.
Jangan lakukan online banking
Jarang sekali komputer publik yang betul-betuk aman. Jika ingin men-cek saldo tabungan anda lebih baik cari ATM atau cabang terdekat dari bank anda. Bisa saja komputer telah dipasangi program key logger (oleh orang yang tidak bertanggung jawab) yang bisa menyadap semua ketikan Anda pada keyboard. Selain itu ada juga kemungkinan data sniffing, dimana orang pada komputer lain dalam warnet yang Anda pakai sedang melihat semua traffic data yang berasal dari komputer Anda.
Jangan masukkan informasi apapun tentang kartu kredit
Kemudahan berbelanja tidak sebanding dengan apa yang akan terjadi jika kartu kredit anda dibajak, jika terpaksa lakukan dari komputer pada tempat yang anda yakin aman.
Hapus temporary files
File Temporary sering disebut sebagai “temp files”, bukan temporary Internet file, file jenis ini dibuat pada saat anda menjalankan program selain Web browser. Misalnya , jika anda menggunakan Word document, selain file dokumen yang anda buat, word akan membuat file temporary untuk mencegah kehilangan data pada saat proses simpan gagal.
Seringkali file-file ini tidak terhapus pada saat program kita tutup. Cari file ini dengan masukan word atau prase *.tmp,*.chk,~*.* dan lakukan Shift + Delete untuk menhapus. ( Jika hanya menggunakan tombol Delete maka file memang terhapus tetapi akan tersimpan di Recycle Bin)
Hapus pagefile
The pagefile is the location on the hard disk that serves as virtual memory in Windows. Its purpose is to swap out data from RAM so that programs can operate as if they have more RAM available than you actually have installed in the computer. Anything that can be stored in memory could also be stored in the pagefile. To have this automatically cleared on shutdown, you need to use Local Security Policy.
To access Local Security Policy, open Control Panel, double-click on Administrative Tools, and double-click on Local Security Policy. Then, click Security Options in the right-hand pane and scroll down to Shutdown: Clear Virtual Memory Pagefile. Double-click that item and make sure it’s enabled.
Note: On many public machines you won’t have the rights to get to Local Security Policy, and while this task can also be accomplished from the registry, on these machines you likely won’t be able to use regedit either. In this case, you can delete the page file manually. First you’ll have to change the settings in Windows Explorer. Click View | Folder Options and the View tab, then scroll down and click Show Hidden Files And Folders. Deselect the Hide Protected Operating System Files check box. Now, find the file named pagefile.sys. It is usually (but not always) on the C: drive. Delete it; a new one will be created when the system reboots. Speaking of which…
ReStart/Reboot
When you’re finished using the public computer, the final thing you should do is a hard reboot. This will not only clear the pagefile, if you’ve enabled that option, but it will also clear out everything you did from the physical memory (RAM).
Boot dari boot device yang lain
This is a fairly advanced option, and one that is often overlooked. If you boot from either your own USB drive or from a CD, many of the problems mentioned above can be avoided. Today, many Linux distributions have the option of running completely in memory after booting from a CD. If a public computer has had its BIOS options left at default (which happens more often than you would think), this could be an option. If you are able to do this and remember not to save any other files to the local hard drive, everything will be gone when you reboot.
Perhatikan sekeliling
Finally, you need to remember to pay attention to things outside of the actual computer that could be a risk. Be aware of strangers around you (potential shoulder surfers) and remember that a public computer is just that — public. Don’t view any truly sensitive documents you couldn’t bear for others to see. Remember the security camera over your shoulder. Cover your hands from view when entering any login information to prevent any casual spying.
Most important, remember that there is nothing you can do to make a public computer completely secure. A truly malicious owner or user could install a hardware keystroke logger that would be impossible to detect without actually opening the case and inspecting it. With that less-than-comforting thought, use common sense and use public computers only for nonsensitive tasks.
Inlinks :



0 komentar:

Poskan Komentar

Template by:
Free Blog Templates