Kamis, 22 September 2011

Ciri Teori Social Kritis


Ada tujuh ciri utama yang dimiliki oleh teori sosial kritis. Dengan demikian kajian-kajian sosial yang berparadigma kritis pun harus memenuhi syarat tersebut.
1. Teori sosial kritis berlawanan dengan positivisme. Dia beranggapan bahwa pengetahuan bukan semata-mata refleksi atas dunia statis “di luar sana”. Namun, ia adalah konstruksi aktif oleh ilmuwan dan teori yang membuat asumsi tertentu tentang dunia yang mereka pelajari sehingga tidak sepenuhnya bebas nilai. Lebih jauh, teori sosial kritis berlawanan dengan pandangan positivis yang menyatakan bahwa sains harus menjelaskan hukum alam masyarakat. Sebaliknya, teori sosial kritis percaya bahwa masyarakat ditandai oleh historisitas (terus mengalami perubahan).
2. Teori sosial kritis membedakan masa lalu dan masa kini, yang secara umum ditandai oleh dominasi, eksploitasi, dan penindasan. Suatu masa depan akan meluruhkan fenomena ini. Dia menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan dengan berpandangan bahwa potensi masa depan lebih baik telah ada di masa lalu dan masa kini. Dalam hal ini, teori sosial kritis mendorong kemungkinan kemajuan. Masyarakat masa depan ini diciptakan dengan aksi sosial kritis bersifat politis yang dilakukan secara intensif. Peran teori sosial kritis bersifat politis karena dia beradaptasi dalam mendorong perubahan sosial. Namun dia juga bukan semata-mata, atau secara mekanis bersifat agitatis. Terserah masyarakat dalam menilai dan menawarkan pandangan serta analisisnya untuk masyarakat sendiri dan kelompok yang terlibat dalam pergerakan sosial.
3. Teori sosial kritis berpandangan bahwa dominasi bersifat struktural. Yakni, kehidupan masyarakat sehari-hari dipengaruhi oleh institusi sosial yang besar seperti politik, ekonomi, budaya, wacana, jender, dan ras. Teori sosial kritis mengungkap struktur ini untuk membantu masyarakat dalam memahami akar global dan penindasan yang mereka alami.
4. Pada level ini, teori sosial kritis berkeyakinan bahwa struktur dominasi direproduksi melalui kesadaran palsu manusia, dilanggengkan oleh ideologi (Marx), reifikasi (George Lucas), Hegemoni (Antonia Gramsci), pemikiran satu dimensi (Mascuse), dan metafisika kebenaran (Derrida). Kini kesadaran palsu dipelihara oleh ilmu sosial positivis seperti ekonomi dan sosiologi yang menggambarkan masyarakat sebagai entitas yang dikendalikan oleh hukum kaku. Akibatnya orang diajak untuk berpikir bahwa satu-satunya perilaku yang beralasan berkaitan dengan penyesuaian pada pola-pola keajegan ini. Teori sosial kritis mematahkan kesadaran palsu denan meyakini adanya kuasa manusia, baik secara pribadai maupun secara kolektif untuk mengubah masyarakat.
5. Teori sosial kritis berkeyakinan bahwa perubahan sosial dimulai dimulai dari rumah, pada kehidupan sehari-hari manusia, misalnya seksualitas, peran keluarga, dan tempat kerja. Dalam hal ini teori kritis menghindari determinisme dan mendunkung voluntarisme.
6. Mengikuti pemikiran Marx, teori sosial kritis menggambarkan hubungan antara struktur dan manusia secara dialektis. Meskipun struktur dapat membantu manusia mengubah kondisi sosialnya, Teori sosial kritis membangun jembatan dialektis dengan menolak determinisme ekonomi.
7. Dengan mengaitkan kehidupan sehari-hari, masyarakat dengan struktur sosial skala besar, teori sosial kritis berlawanan dengan pernyataan bahwa kemajuan akhir terletak pada ujung jalan panjang yang hanya dilewati dengan mengorbankan kebebasan dan hidup manusia. Dengan terfokus pada hubungan dialektis antara kehidupan sehari-hari dengan struktur, teori sosial kritis berkeyakinan bahwa manusia bertanggung jawab sepenuhnya atas kebebasan mereka sendiri serta mencegah mereka agar tidak menindas sesamanya atas nama masa depan kebebasan jangka panjang. Teori sosial kritis menolak paradigmatisme revolusioner, dengan menyatakan bahwa diktator proletar atau kelompok garis depan elitis lainnya akan dengan cepat menjadi diktator atas kaum proletas. Kebebasan tidak dapat diraih melalui pengorbanan “pragmatis” kebebasan dan kehidupan.

2 komentar:

Rindang Darka mengatakan...

Artikeln yg nih OK bgt gan...bisa di copas ga? thx

Fortuner SUV Terbaik mengatakan...

mantaps gan...trus gue harus Gue bilang WaW gitu...

Poskan Komentar

Template by:
Free Blog Templates